Advertisement
Berikut adalah deskripsi lengkap, perbandingan, serta kelebihan dan kekurangannya.
Menggunakan hosting Google melalui platform Blogger/Blogspot berarti Guru menitipkan seluruh data website di infrastruktur raksasa milik Google. Sementara hosting berbayar berarti Guru menyewa "kamar" sendiri di server penyedia lain.
Hosting Google (Blogger)
Deskripsi: Hosting ini bersifat Managed Services. Guru tidak perlu pusing memikirkan server down, keamanan tingkat tinggi, atau biaya bulanan. Google yang mengurus segalanya.
Kelebihan:
- Gratis Selamanya: Tidak ada biaya sewa server bulanan atau tahunan.
- Kecepatan Luar Biasa: Menggunakan CDN (Content Delivery Network) Google yang tersebar di seluruh dunia.
- Keamanan Berlapis: Sangat sulit ditembus hacker karena diproteksi langsung oleh sistem keamanan Google.
- Bandwidth Tanpa Batas: Mau pengunjung 1.000 atau 1.000.000 per hari, blog Guru tidak akan down.
Kekurangan:
- Akses Terbatas: Guru tidak punya akses ke FTP atau Database (MySQL).
- Kaku: Hanya bisa menjalankan script berbasis XML, HTML, CSS, dan JS (Tidak bisa PHP).
- Kepemilikan: Secara teknis, Google berhak menghapus konten jika dianggap melanggar kebijakan mereka.
Hosting Berbayar (Shared/VPS)
Deskripsi: Guru memiliki kontrol penuh atas server. Guru bisa menginstal WordPress, Laravel, atau sistem kustom lainnya.
Kelebihan:
- Kontrol Penuh: Bisa mengatur konfigurasi server, versi PHP, dan database sesuai keinginan.
- Profesionalisme: Terlihat lebih bonafid untuk instansi besar atau korporasi.
- Fleksibilitas Plugin: Bisa menggunakan ribuan plugin (seperti di WordPress) untuk fungsi kompleks.
Kekurangan:
- Biaya Rutin: Ada tagihan bulanan/tahunan yang jika lupa dibayar, web akan mati.
- Beban Maintenance: Guru harus mengurus keamanan sendiri (SSL, update versi, backup data).
- Limit Bandwidth: Jika trafik melonjak tajam, server bisa down atau Guru harus bayar lebih mahal.
